Kudus -Jateng, tribunpantura.com
Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, yang didampingi Wakapolres Kompol Rendi Johan Prasetyo menjenguk tiga mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) yang akan melakukan aksi damai mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Kudus.
Ketiga mahasiswa tersebut diketahui merupakan bagian dari massa aksi damai yang berlangsung di pendopo pada hari, Jumat (21/2) kemarin.
AKBP Ronni Bonic beserta jajaran mendatangi Basecamp BEM UMK untuk memastikan kondisi mereka serta memberikan dukungan moril.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi, adalah prioritas utama pihak kepolisian.
“Kami turut prihatin atas insiden yang menimpa rekan-rekan mahasiswa. Saya memastikan kondisi mereka baik-baik saja dan berharap mereka segera pulih. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa yang berpartisipasi dalam aksi, agar selalu berhati-hati di jalan dan mengutamakan keselamatan,” ujar AKBP Ronni Bonic, Sabtu (22/2).
Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya selalu siap mengawal jalannya aksi dengan tertib dan kondusif. Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar semua pihak lebih waspada dalam perjalanan dan selalu mematuhi aturan keselamatan berkendara.
Seperti diketahui, aksi damai yang berlangsung di Pendopo Kudus sendiri berjalan lancar dengan pengamanan dari pihak kepolisian.
Kapolres juga mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan mengedepankan dialog konstruktif.(SR)